Cara Mengajak Anak Baik Menjadi Pahlawan Sosial

Selasa, 13 November 2018

Sebagai Ibu Baik, salah satu karunia paling berharga yang dapat diberikan kepada si kecil adalah mendorong ia menjadi pahlawan sosial atau kemanusiaan. Anak Baik perlu menyadari bahwa melakukan perbuatan baik untuk sesama tanpa motif tersembunyi, tidak peduli seberapa kecil, merupakan energi positif yang dapat memengaruhi kehidupan mereka

 

Jika Ibu setuju dengan ini, yuk, mulai ajak anak menjadi pahlawan sosial/kemanusiaan. Caranya? 

 

  • Jadilah inspirasi

Ceritakan kisah saat Ibu menjadi relawan korban banjir atau pengajar bahasa Inggris bagi anak-anak tidak mampu, misalnya. Ini akan membantu Anak Baik memahami mengapa mereka harus membantu orang lain. Jadilah inspirasi dan membuka kesadaran si kecil untuk menjadi anak yang senang berbagi dan suka menolong.

 

  • Diskusikan ide untuk membantu orang lain

Daripada memberi ceramah soal pentingnya membantu orang lain, ajak anak berdiskusi memikirkan berbagai cara untuk itu. Contoh, apa yang bisa anak lakukan untuk tetangga lanjut usia yang tinggal sendiri di rumah atau untuk para anak yatim piatu, dsb.

 

  • Jadikan rutinitas

Pilih beberapa ide yang dapat dilakukan setiap minggu, bulan, atau tahunan yang akan berkembang menjadi rutinitas.

 

  • Libatkan secara langsung

Biarkan anak membawa barang-barang donasi langsung ke yayasan yatim piatu atau ke rumah warga senior, dsb.

 

  • Abadikan momen kepedulian anak

Bukan untuk pamer, tapi foto dapat menginspirasi orang lain. Tuliskan komentar tentang perbuatan luhur anak, dan sertakan ucapan terima kasih dari para penerima. 

 

  • Renungkan perbuatan baik ini

Bantu anak menyadari apa ia lakukan adalah perbuatan mulia. Membantu orang lain menunjukkan bahwa ia adalah orang yang peduli. Membantu orang lain sebenarnya juga membantu diri sendiri. Karena ini akan meningkatkan harga diri anak dan membangun kepercayaan dirinya.

 

  • Ingatkan anak bahwa pahlawan adalah manusia biasa

Anak akan menyadari bahwa pahlawan bukanlah orang suci, mereka adalah sosok manusia biasa dengan kekurangan. Yang membedakan adalah sosok pahlawan mau berbuat sesuatu yang positif bagi orang lain.

 

Nah, siap menyemangati Anak Baik menjadi pahlawan sosial/kemanusiaan?

 

Penulis: Hanny

Editor: Imelda