3 Makanan Ini Bisa Jadi Mood Booster

Kamis, 18 Juli 2019

Mood-moodan adalah bagian normal dari Anak Baik yang memasuki usia pra-remaja. Pergeseran hormon yang terjadi selama masa puber memainkan peran dalam emosinya. Biasanya, dia lebih mudah tersinggung, gampang sedih, dan sering frustrasi. Sebagian penyebab hal ini adalah perubahan kimia yang terjadi di dalam otak Anak Baik.

 

Kabar baiknya, beberapa makanan ternyata bisa menjadi mood booster, lho. Ini fakta bukan mitos. Bukankah kita akan lebih bersemangat melakukan banyak hal saat perut kenyang? Ini merupakan contoh sederhana bahwa makanan memiliki peran dalam memengaruhi suasana hati. 

 

Terkait ini, beberapa penelitian telah membuktikan makanan tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk bisa membuat suasana hati lebih bergembira. Jadi kalau Anak Baik sedang bete, coba makan beberapa makanan di bawah ini:

 

  • Blueberry

Blueberry membantu mengendalikan dampak hormon stres (kortisol) sehingga membuat kita bisa lebih tenang dan santai. Khasiat ini berkat kandungan flavonoid dalam buah berwarna gelap ini. Makanan kaya flavonoid seperti blueberry telah terbukti memiliki efek terukur pada suasana hati yang positif.

 

  • Cokelat

Cokelat sejak lama dianggap sebagai salah satu mood booster terbaik. Phenethylamine, salah satu kandungan dalam cokelat, dipercaya bisa memicu pelepasan endorfin (zat kimia yang membuat orang merasa senang). Zat lain yang bisa menghasilkan perasaan gembira dalam cokelat adalah anandamide dan polifenol. Polifenol bahkan telah dipelajari lebih banyak untuk terapi depresi. Bila memungkinkan pilih cokelat yang lebih gelap, karena semakin gelap warna cokelat akan lebih banyak mengandung polifenol.

 

  • Pisang

Pisang mengandung asam amino triptofan serta vitamin A, B6, C, serat, kalium, fosfor, zat besi dan karbohidrat. Triptofan bisa membantu memperbaiki mood dan juga mengatasi insomnia berkat kemampuannya meningkatkan kadar serotonin (hormon yang mengatur tidur, nafsu makan, dan mood). Kandungan-kandungan dalam pisang sepertinya juga saling melengkapi dan membuat pisang menjadi mood booster yang ampuh. Karbohidrat dalam pisang, misalnya, membantu penyerapan triptofan di otak, sementara vitamin B6-nya membantu mengubah triptofan menjadi hormon serotonin.

 

Referesensi: https://foodrevolution.org, https://www.webmd.com/  

Penulis: Hanny

Editor: admin