Tips Mengajak Anak Sholat Tarawih

Kamis, 23 Mei 2019

Bulan Ramadan adalah momen yang istimewa. Pada saat ini umat muslim akan lebih sering berkumpul di masjid untuk sholat Tarawih. Ini adalah waktu yang menyenangkan bagi sebagian anak dan amat ditunggu-tunggu. Tapi beberapa anak justru perlu sogokan terlebih dulu sebelum mau ke masjid untuk sholat Tarawih 

         

Ibu harus bagaimana? Sabar : ) Mengarahkan anak-anak merupakan tugas orang tua, termasuk agar anak semakin rajin beribadah. Tips di bawah ini semoga dapat membantu:

 

  • Setiap anak berbeda

Tentu akan menyenangkan jika anak  mau menjalankan sholat Tarawih dengan suka cita. Namun kalau ia menolak, sebisa mungkin hindari jalan pemaksaan dan sogokan. Mencari alasan di balik keengganan anak akan lebih baik. Tanyakan alasan penolakannya. Kalau sholat Tarawih dianggap melelahkan karena terlalu lama, jelaskan bahwa anak diperbolehkan untuk beristirahat. Bahkan Nabi Muhammad tidak lupa beristirahat saat menjalankan sholat Tarawih. Ibu juga dapat menjelaskan bahwa bulan Ramadan adalah bulan istimewa karena di sinilah semua pahala akan dilipatgandakan oleh Tuhan, termasuk saat anak menjalankan sholat Tarawih.

 

  • Ajak beristirahat di luar

Saat mengajaknya sholat Tarawih di masjid, sesekali perhatikan anak. Kadang-kadang berada lama di dalam masjid bisa membosankan untuk anak. Ketika anak sudah tampak tidak betah, ajak ia beristirahat di luar. Biarkan ia menikmati udara malam yang segar. Setelah ia tampak lebih tenang, Ibu/Ayah dapat mengajaknya kembali ke dalam untuk melanjutkan sholat.

 

  • Jangan berharap terlalu sempurna

Ingatlah bahwa Ibu/Ayah sedang melatih anak-anak, bukan seorang prajurit yang akan mematuhi semua instruksi. Anak yang tampak belum khusyuk saat sholat Tarawih,  mungkin perlu pemakluman. Anak bukan orang dewasa, ia hanyalah seorang anak-anak.

 

  • Memberi teladan dengan sabar

Tanggung jawab Ibu/Ayah adalah mengajarinya untuk rajin beribadah. Cara paling efektif untuk ini adalah melalui kesabaran, bimbingan, dan teladan, termasuk dalam sholat Tarawih.  Dari situlah anak akan mempelajari  bagaimana kekhusyukan dan mendorongnya untuk lebih rajin beribadah.

 

  • Solat Tarawih di rumah

Bagi beberapa anak, mungkin sholat Tarawih di masjid untuk jangka waktu yang lama terlalu menuntut. Kalau anak tampak sering mengganggu kekhusyukan jemaah lain karena suaranya yang gaduh, mungkin Ibu/Ayah dapat mengajaknya untuk sholat Tarawih di rumah hingga ia lebih besar dan lebih siap untuk menjalankan sholat Tarawih di masjid.

 

Penulis: Hanny

Editor: admin