Pentingnya Mengajari Anak Berdoa

Kamis, 13 Desember 2018

Keseharian Anak Baik selalu dipenuhi dengan doa. Sebelum makan ia berdoa, sesudah makan ia mengucap syukur atas kenikmatan yang diberikanTuhan, sebelum berangkat sekolah memohon keselamatan, ketika menghadapi ujian ia pun akan meminta semua kelancaran. 

 

Doa menjadi cara kita berkomunikasi kepada Tuhan, cara kita menyampaikan berbagai harapan kepada-Nya, cara kita memuja Yang Maha Tinggi. Berdoa membawa kita merasa lebih dekat dengan Sang Maha Pencipta.

 

Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Columbia, AS, menunjukkan bahwa berdoa mengurangi ego dan mendorong kerendahan hati. Berdoa membuat orang lebih peduli pada kebaikan yang lebih besar dan meningkatkan sikap tidak mementingkan diri sendiri. 

 

Masih banyak manfaat lain berdoa yang membuat kita semakin bersyukur telah sejak dini mengajari Anak Baik untuk selalu berdoa setiap saat. Berikut beberapa manfaat berdoa yang bisa Ibu tanamkan kepada Anak Baik:

 

1. Mengurangi stres. Saat berdoa detak jantung akan lebih teratur karena kita merasa lebih tenang setelah memasrahkan semua masalah kepada Yang Maha Kuasa.

2. Memaafkan diri sendiri. Manusia membuat kesalahan dan berdoa membantu kita membuka diri terhadap pengampunan agar dapat melanjutkan hidup. 

3. Memberi harapan. Dengan berdoa berbagai cobaan akan segera berlalu karena Yang Maha Kuasa akan membantu memikul beban kita.

4. Tidak egois. Saat mendoakan kebaikan dan kesejahteraan orang lain, kita cenderung bersimpati pada masalah mereka dan tidak menjadi egois.

5. Memandang cobaan dari sisi positif. Iman membuat kita menjadi lebih kuat dan percaya bahwa segala masalah dan cobaan adalah bagian dari kehidupan. 

6. Menjadi sosok yang rendah hati. Melalui doa kita menyadari betapa luasnya dunia dan betapa kecil kita dibandingkan dengan-Nya.

7. Menemukan pemecahan masalah. Merefleksikan masalah melalui doa, selain membantu meringankan stres, juga memungkinkan kita memperoleh petunjuk untuk memecahkan masalah yang tengah dihadapi.

8. Menerima keadaan dengan lebih baik. Sebagai orang beriman, kita percaya segala hal yang terjadi di dunia ini adalah kehendak Yang Maha Kuasa. Terkadang tidak sesuai dengan harapan, namun kita percaya itulah hal yang terbaik bagi kita saat ini.

 

Penulis: Hanny

Referensi: http://www.healthfitnessrevolution.com

Editor: Imelda