Ide Belajar Sambil Bermain di Outdoor untuk Anak Baik

Jumat, 1 Februari 2019

Bermain di luar tampaknya merupakan suatu yang sudah “basi” bagi pra-remaja. Berlari-larian, berlompatan, berguling-guling  di lapangan luas dianggap sebagai sesuatu yang membuang-buang waktu tak berguna. 

 

Padahal, bermain adalah bentuk pembelajaran aktif yang menyatukan pikiran, tubuh, dan jiwa anak. Bermain di luar juga akan mengurangi ketegangan yang sering kali muncul karena mereka harus terus belajar di dalam ruangan. 

 

Saat mereka hanya belajar di kelas atau kamar: entah dengan membaca buku, melalui komputer atau televisi, yang aktif hanyalah dua indra, yaitu penglihatan dan pendengaran. Sementara belajar sambil bermain akan mengaktifkan semua indra.anak

 

Nah, ingin mencoba mengajak anak belajar sambil bermain? Berikut beberapa kegiatan yang bisa Ibu coba lakukan bersama Anak Baik.

 

1. “Berburu” Hewan

Ajak Anak Baik dan beberapa temannya ke taman kota. Dengan membawa smartphone, minta mereka “berburu” foto hewan sesuai pelajaran IPA yang sedang anak pelajari. Misal, si A “berburu” serangga, si B “berburu” hewan herbivora, dsb. Minta juga  mereka mempelajari detail hewan yang mereka lihat. Mereka harus menyelesaikan dalam waktu yang telah ditentukan. Yang paling cepat dan lengkap adalah pemenangnya. Permainan ini akan membuat Anak Baik belajar banyak hal, termasuk mengapresiasi alam dan semua makhluk hidup.

 

2. Lompat Lingkaran 

Yang Ibu butuhkan untuk permainan ini hanyalah trotoar (di halaman) dan kapur. Lalu pastikan tema permainan yang bisa disesuaikan dengan materi pelajaran anak di sekolah. Contoh, bilangan ganjil dan genap. Gambar lingkaran dengan kapur di halaman. Tentukan, misalnya, area di dalam garis adalah bilangan genap dan di luar garis adalah bilangan ganjil. Sebagai pemandu, tugas Ibu adalah menyebutkan sebuah bilangan. Jika Ibu bilang “enam”, maka Anak Baik harus masuk lingkaran. Bila sebelas, ia harus berada di luar lingkaran. Permainan ini bisa melatih konsentrasi, ketangkasan dan kecepatan berpikir, selain tentunya mendalami materi  yang sedang Anak Baik pelajari.

 

3. Tebak Gaya

Permainan ini membutuhkan 2 tim dan 1 pemandu. Tentukan tema permainan, nama-nama binatang, misalnya. Kemudian pilih siapa yang harus menirukan dan siapa yang harus menebak. Tugas si peniru adalah memeragakan semirip mungkin  binatang yang ada dalam soal. Ia boleh memanfaatkan yang ada di sekelilingnya. Contoh, saat akan memeragakan kuda sebagai pemakan rumput, ia dapat berpura-pura memakan rumput yang ada di halaman. Apabila tidak berhasil ditebak, berganti tim. Yang kalah harus dihukum, bisa disuruh push up, sit up, dsb. Seru, kan?

 

Penulis: Hanny

Editor: Imelda