Perlunya Mengajari Anak Menyayangi Hewan

Kamis, 3 Oktober 2019

Mengajari Anak menyayangi hewan penting agar Anak Baik mengembangkan empati, kebaikan, tanggung jawab, dan rasa tolong-menolong.

 

Membelai hewan peliharaan, menurut penelitian juga dapat mengurangi tekanan darah dan tingkat stres. Bermain dengan mereka dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin yang diproduksi oleh tubuh dan membuat anak merasa tenang dan santai.

 

Bagaimana cara mengajari anak menyayangi hewan? Berikut tipsnya:

 

  • Tidak menarik ekor hewan

Ekor binatang menggoda bagi anak-anak untuk dipegang. Ingatkan anak untuk tidak menariknya. Katakan dengan jelas, ”Jangan ditarik, Sayang, kasihan kucing/anjingnya.”

 

  • Tidak memukul

Mungkin maksud anak tidak memukul, namun terkadang saking semangatnya mengelus, jadi seperti memukul. Sekali lagi katakan untuk memegang si hewan dengan lembut. Tunjukkan pada mereka bagaimana caranya.

 

  • Tidak berteriak

Anak perlu memahami kalau mereka bisa membuat marah binatang meski tidak menyentuh mereka. Beri tahu agar jangan pernah melempar apa pun ke binatang, jangan berteriak di dekat mereka, atau mencoba mengagetkan.

 

  • Pelajari sinyal ketidaknyamanan hewan 

Ajari hewan yang ketakutan akan berusaha melindungi diri mereka sendiri. Jika seekor binatang berusaha melarikan diri, lepaskan saja. Jangan mengejarnya. Mendesis dan menggeram adalah tanda yang jelas bahwa seekor binatang kesal atau takut. 

 

  • Amati hewan liar tanpa menyentuh 

Anak dapat mengamati satwa liar. Perhatikan bagaimana tupai berinteraksi satu sama lain. Duduk diam dan lihat apa yang dilakukan burung atau kupu-kupu. Sangat menyenangkan untuk menonton binatang di alam liar dan ini kesempatan baik bagi anak-anak untuk belajar menahan diri.

 

  • Ajarkan Tanggung Jawab

Jika ingin memiliki binatang peliharaan seperti anjing atau kucing, Ibu bisa mengajak Anak Baik mengunjungi shelter untuk hewan-hewan telantar. Dengan mengadopsi hewan dari shelter, kita telah menolong  hewan tersebut dan tentu pemilik shelter. Banyak shelter yang ada di Jakarta, seperti Puskewan miliki Pemprov DKI dan beberapa milik pribadi, seperti Pejaten Shelter dan Melati Shelter. Begitu juga di kota-kota besar lainnya di Indonesia, Ibu bisa mencari dengan kata kunci “shelter hewan telantar” di mesih pencari Google.

 

Penulis: Hanny

Editor: admin