Ini Yang Harus Diperhatikan Pada Bekal Sekolah Anak

Kamis, 17 Oktober 2019

Bu, saat menyiapkan bekal Anak Baik, mohon selalu diingat kalau bekal itu yang akan membantu anak berkonsentrasi dan belajar. Apa yang ada di kotak bekal juga memberi energi yang anak butuhkan untuk beraktivitas.

 

Makanan manis dan berlemak (seperti donat, roti manis, dsb) sesekali menjadi bekal tidak apa-apa, namun Ibu tentu juga sudah paham kalau makanan jenis ini tidak menyediakan energi tahan lama dan vitamin serta mineral yang diperlukan Anak Baik. Jadi bagaimana bekal yang sehat untuk anak? 

 

  • Usahakan bekal terdiri dari makanan bergizi seimbang. 

Contoh paling sederhana adalah nasi plus sayuran yang dibungkus telur dadar. Nasi merupakan sumber karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi utama bagi otak dan tubuh anak. Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral. Omelet atau telur dadar merupakan sumber protein. Ini salah satu resep jitu untuk menyembunyikan sayuran yang biasanya tidak disukai anak-anak. Karena jenis sayuran apa pun (bayam, tomat, seledri) rasanya enak di telur dadar. Ibu juga boleh melengkapi  bekal dengan buah utuh/buah potong untuk menambah asupan serat yang dibutuhkan anak. 

 

  • Bekal minuman sehat

Bawakan air putih dan susu Real Good. Susu Real Good adalah sumber kalsium, vitamin, dan protein yang baik untuk menjaga anak tetap terhidrasi dan membantunya berkonsentrasi saat belajar di sekolah.

 

  • Bicarakan tentang makanan sehat

Jangan menganggap anak tahu mengapa ia harus selalu makan makanan bergizi dan berimbang. Semakin dini anak memiliki kebiasaan makan yang sehat, semakin besar kemungkinan mereka akan membawanya sampai dewasa.

 

  • Sesekali minta anak memilih bekalnya 

Biarkan anak membuat daftar makanan yang mereka ingin nikmati. Pujilah anak ketika mereka memilih makanan sehat untuk bekal mereka. Diskusikan bila bekalnya masih kurang sehat.

 

  • Minta anak untuk makan bekalnya

Ada waktu terbatas bagi anak untuk makan bekalnya di sekolah. Anak-anak mungkin lebih suka bermain dengan teman daripada makan. Tekankan pada anak untuk menghabiskan bekalnya sebelum ia bermain.

 

Penulis: Hanny

Editor: admin